Untuk melihat tampilan di web browser Anda, Klik Disini
Cerita Horor Balai Desa Merah
"Wanita itu masih ada di jembatan mengayun-ayunkan kakinya. Rambutnya panjang sepinggang, baju putih yang sudah tercampur tanah menjadi lusuh dan berwarna kecoklatan. Hingga akhirnya kami lewat tepat di belakangnya, aku tak berani menoleh. Bau busuk menusuk hidung."
No comments:
Post a Comment